Senin, 19 Mei 2014

AKUNTANSI BIAYA - PERHITUNGAN BIAYA PRODUK





LATAR BELAKANG

Menentukan biaya yang akurat dari suatu produk sangatlah penting bagi keberhasilan perusahaan di sebagian besar industri. Perhitungan biaya produk adalah sangat penting untuk memperkirakan biaya dan menetapkan harga pesanan. Perhitungan biaya berdasarkan pesanan adalah salah satu dari beragam dari sistem perhitungan biaya yang dapat digunakan perusahaan. Sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan khususnya, cocok untuk perusahaan yang memproduksi produk berdasarkan pesanan (made-to-order-products) seperti pemrosesan menggunakan mesin , pengerjaan logam dan pembangunan rumah. Pembuatan produk atau jasa berdasarkan pesanan spesifik pelanggan . hal ini berbeda dengan perusahaan yang memproduksi barang dalam jumlah besar untuk di jual oleh pedagang atau grosir. Perusahaan-perusahaan ini tidak secara langsung berhubungan dengan konsumen akhir.perusahaan pengemas botol soda, pemrosesan makanan, dan produsen perlengkapan kamar mandi merupakan contoh yang tepat. Jenis-jenis perusahaan yang disebut terakhir memiliki orientasi produksi pada proses dibandingkan pada pesanan pelanggan.



PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PESANAN

1. SISTEM PERHITUNGAN BIAYA PRODUK 

Perhitungan biaya produk (product costing) adalah proses pengumpulan, pengelompokan dan pembebanan biaya-biaya bahan baku langsung,tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik pada produk atau jasa. pehitungan biaya produk memberikan informasi biaya yaniaya prosug berguna bagi perusahaan manufaktur maupun perusahaan nonmanufaktur.terdapat beberapa system perhitungan biaya produk antara lain:

1. Akumulasi biaya (cost accumulation method) – sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan (job order costing) atau system perhitungan biaya berdasarkan proses (prosess costing).

Dalam system perhitungan biaya Berdasarkan pesanan,pesanan,batch produk, atau jasa merupakan objek biaya.

System perhitungan biaya dan proses , biasanya digunakan oleh perusahaan yang memiliki produk yang homogen.sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan sering kali digunakan oleh perusahaan menengah hingga kecil yang memproduksi pesanan tersendiri pelanggan sebaliknya perhitungan biaya berdasarkan proses biasanya digunakan oleh perusahaan besar yan gmemproduksi satu atau beberapa produk yang homogen.

2. Pengukuran biaya, perhitungan biaya actual, normal atau standar.

Sistem perhitungan biaya actual menggunakan biaya actual yang terjadi yang terjadi untuk seluruh biaya produk termasuk biaya bahan baku langsung,biaya tenaga kerja langsung,dan overhead pabrik.

Sistem perhitungan biaya normal menggunakan biaya actual untuk mencatat biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung serta biaya normal untuk niaya overhead pabrik . Sitem perhitungan biaya standar menggunakan biaya dan jumlah standar untuk ke tiga jenis biaya produksi:bahan baku lansung,tenaga kerja langsung,dan overhead pabrik.biaya standar adalah target biaya yang harus di capai perusahaa.sistem perhitungan biaya standar memberikan dasar untuk pengendalian biaya,evaluasi kinerja dan perbaikan proses.

3. Pembebanan biaya overhead pada perhitungan biaya normal:tradisional atau berdasarkan aktivitas. 

System perhitungan biaya tradisional mengaflikasikan biaya overhead pada produk atau pekerjaan (pesanan) menggunakan penggerak biaya (cost driver) berdasarkan volume,seperti jumlah unit yang di produksi.

System perhitungan biaya berdasarkan aktivitas (activity- based costing-ABC) mengalokasikan biaya overhead pabrik pada produk menggunakan criteria sebab akibat dengan banyak penggerak biaya.



2. PERAN STRATEGIS PERHITUNGAN BIAYA PRODUK

  • Pehitungan biaya berdasarkan pesanan : arus biaya
Perhitungan biaya berdasarkan pesanan (job costing)adalah system perhitungan biaya produk yang mengakumulasikan biaya-biaya dan membebankannya pada pesanan tertentu.departemen-departemen dari perusahaan-perusahaan yang menggunakan system ini melakukan pekerjaan yang seringkali berbeda dari produk satu ke produk lainnya.contoh industri yang menggunakan perhitungan biaya berdasarkan pesanan antara lain toko percetakan, pembuat kapal,pabrik \produksi mebel sesuai pesanan, kontraktor dan lain-lain.

  • Kartu biaya pesanan
Dokumen pendukung dasar dalam system perhitungan biaya berdasarkan pesanan adalah kartu biaya pesanan (job cost sheet).kartu ini mencatat dan mengikhtisarkan biaya-biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik untuk pekerjaan tertentu.

  • Biaya bahan baku langsung.
System perhitungan biaya produk menggunakan foormulir permintaan bahan baku untuk mendokumentasikan dan mengendalikan seluruh bahan baku yang di keluarkan.Formulir permintaan bahan baku (materials requisition form) adalah dokumen sumber yang di gunakan oleh penyedia departemen produksi untuk meminta bahan baku dari gudang, salinannya dikirim ke departemen akuntansi.

Berdasarkan informasi dalam formulir permintaan bahan baku, biaya bahan baku langsung yang dikeluarkan untuk produksi yang di catat dalam kartu biaya pesanan.

  • Biaya tenaga kerja langsung
Biaya tenaga kerja langsung dicatat pada kartu biaya pesanan berdasarkan kartu jam kerja yang disiapkan tiap hari untuk setiap karyawan. kartu jam kerja (time ticket) menunjukkan lama pekerjaan yang di lakukan oleh tiap pekerja dalam tiap pesanan,tarif upah / gaji dan total biaya yang dapat di bebankan pada tiap pesanan.

Selain kartu jam kerja, kartu absen banyak di gunakan untuk pembebanan biaya dan penggajian.waktu yang di laporkan dalam kartu jam kerja karyawan di bandingkan dengan kartu absen yang terkait sebagai pengendalian internalatras akurasi perhitung.

  • Biaya overhead pabrik
Pembebanan biaya overhead (overhead application) adalah proses pengalokasian biaya overhead pada pesanan yang tepat. Alokasi dibutuhkan karena biaya overhead pabrik tidak dapat di telurusuri pada masing-masing pesanan.dua pendekatan untuk mengalokasikan biaya overhead pada berbagai pesanan adalah perhitungan biaya actual dan perhitungan biaya normal.

  • System perhitungan biaya actual
System perhitungan biaya actual (actual costing sistem) menggunakan biaya actual yang terjadi untuk bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung serta membebankan biaya overhead pabrik actual ke berbagai pesanan.

Biaya overhead pabrik terjadi tiap bulan untuk bahan baku tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung, dan biaya overhead pabrik lainnya, termasuk sewa pabrik, asuransi, pajak bumi dan bangunan,depresiasi,perbaikan dan pemeliharaan,listrik,pemanas,dan pajak penghasilan untuk pegawai pabrik.

  • System perhitungan biaya normal
System perhitungan biaya normal yang menggunakan biaya actual untuk bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung serta membebankan biaya overhead pabrik pada berbagai pesanan dengan menggunakan tariff tunggal sepanjang tahun.



3. PEMBEBANAN OVERHEAD PABRIK

Untuk membebankan biaya ke tiap pesanan perhitungan biaya normal memerlukan tarif ke produk (rasio antara biaya total overhead pabrik dengan jumlah produksi),yang seringkali di sebut tariff yang telah di tentukan sebelumnya karena tarif ini di hitung pada awal periode akuntansi.

Tarif overhead pabrik yang ditentukan sebelumnya (predetermined factory overhead rate) adalah estimasi tarif biaya overhead pabrik yang digunakan untuk membebankan biaya overhead pabrik ke pesanan tertentu.

Tarif overhead pabrik di bebankan adalah jumlah biaya overhead yang dibebankan ke pesanan tertentu dengan menggunakan tarif biaya overhead yang telah di tentukan sebelumnya.

Untuk dapat memperoleh tarif biaya overhead yang telah ditentukan sebelumnya,ikuti 4 langkah berikut:

  1. Estimasi total biaya overhead pabrik untuk periode operasi yang tepat, biayasanya satu tahun.
  2. Pilihlah penggerak biaya yang paling tepat untuk membebankan biaya overhead pabrik,biasanya jam tenaga kerja kangsung atau jam kerja mesin.
  3. Estimasi total jumlah atau tingkat aktivitas dari penggerak biaya yang telah dipilih untuk periode operasi tersebut,sekali lagi,biasanya jam tenaga kerja langsung atau jam kerja mesin.
  4. Dari penggerak biaya yag telah dipilih untuk mendapatkan tariff biaya overhead yang telah ditentukan sebelumnya.

Penggerak Biaya untuk Pembebanan Overhead Pabrik.

Dasar untuk membebankan suatu tarif biaya overhead yang telah ditentukan sebelumnya dapat berupa penggerak biaya berdasarkan aktivitas maupun penggerak berdasarkan volume. pertimbangan pentingnya adalah hal tersebut akan berkaitan erat dengan prilaku total biaya overhead,pilihan penggerak biaya terbaik adalah ukuran aktivitas atau output yang paling baik mencerminkan apa yang memicu atau menyebabkan biaya overhead.

Jam tenaga kerja langsung,biaya tenaga kerja langsung,dan jam kerja mesin adalah penggerak biaya yang paling sering digunakan untuk membebankan biaya overhead pabrik.


Membebankan Biaya Overhead Pabrik

Tariff biaya overhead pabrik yang telah ditentukan sebelumnya biasanya dihitung pada saat atau sebelum dimulainya tahun dengan cara sebagai berikut:

Tarif biaya overhead pabrik 



biaya overhead dibebankan terlalu tinggi (overapplied overhead) adalah jumlah biaya overhead pabrik di bebankan yang melebihi biaya overhead pabrik actual yang terjadi.

Biaya overhead pabrik di bebankan terlalu rendah (underapplied overhead) adalah jumlah dimana biaya overhead pabrik actual melebihi biaya overhead pabrik di bebankan.

Disposisi Biaya Overhead Pabrik yang di Bebankan Terlalu Rendah dan Terlalu Tinggi.

Selisih akibat pembebanan biaya overhead pabrik yang di bebankan terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat dihapuskan dengan dua cara:
  1. Menyesuaikan akun harga pokok penjualan
  2. Menyesuaikan biaya produksi pada periode berjalan yaitu, membagi rata saldo overhead pabrik dibebankan yang tersisa pada periode berjalan ke saldo akhir akun persediaan barang dalam proses,persediaan barang jadi,dan harga pokok penjualan.
Bilamana jumlah selisih akibat pembebanan biaya overhead terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak signifikan ,biasanya di sesuaikan ke harga pokok penjualan.sedangkan apabila jumlah signifikan,seringkali di bagi rata.


Penyesuaian pada harga pokok penjualan 

Diantara dua metode disposisi selisih biaya overhead,metode penyesuaian harga pokok penjualan adalah lebih bijak.perbedaan antara biaya overhead pabrik actual yang terjadi dan jumlah yang dibebankan pada produksi didisposisi dengan menambahkan atau mengurangkannya dari akun harga pokok penjualan untuk periode berjalan yang tepat.


Pembagian rata di antara persediaan dan harga pokok penjualan

Pembagian rata (proration) adalah proses pengalokasian pembebanan biaya overhead yang terlalu rendah atau terlalu tinggi pada akun persediaan barang dalam proses,persediaan barang jadi,dan harga pokok penjualan.

Karena biaya overhead pabrik adalah salah satu elemen biaya produsksi yang masuk ke akun persediaan barang dalam proses,pembebanan biaya overhead yang trlalu rendah atu terlalu tinggi mempengaruhi nilai dari barang dalam proses,yang pada gilirannya,mempengaruhi jumlah yng ditransfer ke luar akun persediaan barang dalam proses dan di bebankan kea kun persediaan barang jadi.

4. PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PESANAN PADA INDUSTRI JASA

Perhitungan biaya berdasarkan pesanan digunakan secara meluas di industri jasa, seperti agen periklanan, perusahaan konstruksi, rumah sakit dan toko perbaikan/bengkel, juga kantor konsultan,jasa arsitek, akuntan dan hukum. Bukan istilah pesanan atau pekerjaan yang di gunakan,kantor konsultan dan akuntan menggunakan istilah klien atau proyek,rumah sakit dan kantor hukum menggunakan istilah kasus,dan agen periklanan serta perusahaan konstruksi menggunakan istilah kontrak atau proyek.banyak perusahaan menggunakan istilah perhitungan biaya berdasarkan proyek (project costing) untuk menunjukkan penggunaan perhitungan biaya berdasarkan pesanan di industri jasa.



5. PERHITUNGAN BIAYA OPERASI

Peritungan biaya operasi (operation costing) adalah system perhitungan biaya gabungan yang menggunakan perhitungan biaya berdasarkan pesanan untuk membebankan biaya bahan baku langsung kepesanan dan pendekatan per departemen untuk membebankan biaya konversi pada produk atau jasa.

Operasi produksi dimana aktivitas konversi sangat mirip di antara berbagai lini produk,tetapi bahan baku langsung yang di gunakan pada berbagai produk sangat berbeda, menggunakan perhitungan biaya operasi.setelah biaya konversi tenaga kerja langsung dan overhead pabrik di akumulasi berdasarkan pesanan atau batch barang,dan perhitungan biaya berdasarkan pesanan membebankan biaya-biaya ini kemudian di bebankan pada produk.industri yang cocok menerapkanperhitungan biaya operasi di antaranya adalah pakaian , pemrosesan makanan , tekstil , sepatu, mebel, pekerjaan logam ,perhiasan, dan peralatan elektronik.



KESIMPULAN

Perhitungan biaya produk adalah proses mengakumulasi ,mengklasifikasi,dan membebankan biaya bahan baku langsung , tenaga kerja langsung ,dan biaya overhead pabrik pada produk atau jasa.

Terdapat beberapa system perhitungan biaya produk dan dapat diklasifikasikan sebagai 
(1) metode akumulasi biaya,(2)metode pengukuran biaya,(3)metode pembebanan biaya overhead pabrik.

Perhitungan beradasarkan pesanan menggunakan beberapa akun buku besar untuk mengendalikan arus biaya produk.

Tarif biaya overhead pabrik yang di tentukan sebelumnya adalah estimasi tariff biaya overhead pabrik ke pesanan tertentu.penentuan tariff biaya overhead pabrik yang ditentukan sebelumnya memiliki empat langkah (1) estimasi total biaya overhead pabrik untuk periode operasi yang tepat,biasanya satu thun.(2) pilih penggerak biya yng paling tepat untuk membebankan biaya overhead pabrik ,(3) estimasi total jumlah atau tingkat efektivitas dari penggerak biaya yang tealh dipilih untuk periode operasi tersebut,(4) bagi biaya overhead pabrik yang di anggarkan dengan tingkat aktivitas yang di estimasi dari penggerak biaya yang telah dipilih untuk mendapatkan tariff biaya overhead pabrik yang telah diteentukan sebelumnya.

Perbedaan antara biaya overhead pabrik actual dengan jumlah biaya overhead pabrik dibebankan adalah varians biaya overhead, dapat disebabkan pembebanan biaya overhead terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Pentingnya biaya berdasarkan pesanan digunakan secara luas dalam industry jasa seperti agen periklanan, perusahaan konstruksi , rumah sakit, bengkel dan kantor konsultan ,arsitek, serta akuntan dan kantor hukum.




















0 komentar:

Posting Komentar